Beranda

BERITA TERBARU

Musrenbang Rohil 2017, Bupati Ingatkan Satuan Kerja Jangan Melenceng dari RPJMD Musrenbang Rohil 2017, Bupati Ingatkan Satuan Kerja Jangan Melenceng dari RPJMD
Musrenbang Rohil 2017, Bupati Ingatkan Satuan Kerja Jangan Melenceng dari RPJMD
Kepala Bappemas Buka Mursenbang Tingkat Kecamatan se-Rokan Hilir Kepala Bappemas Buka Mursenbang Tingkat Kecamatan se-Rokan Hilir
Kepala Bappemas Buka Mursenbang Tingkat Kecamatan se-Rokan Hilir
Pemkab Rohil Fokus Selesaikankan RPJMD 2011 – 2016 Pemkab Rohil Fokus Selesaikankan RPJMD 2011 – 2016
Pemkab Rohil Fokus Selesaikankan RPJMD 2011 – 2016
Bappeda Juara 3 Lomba Pustaka Khusus Tingkat Provinsi Bappeda Juara 3 Lomba Pustaka Khusus Tingkat Provinsi
Bappeda Juara 3 Lomba Pustaka Khusus Tingkat Provinsi
Rawan Banjir, Pemkab Rohil Bangun Drainase dan Kantor Camat di Rantau Kopar Rawan Banjir, Pemkab Rohil Bangun Drainase dan Kantor Camat di Rantau Kopar
Rawan Banjir, Pemkab Rohil Bangun Drainase dan Kantor Camat di Rantau Kopar
Bupati Minta Dua Jembatan di Pekaitan Segera Diperbaiki Bupati Minta Dua Jembatan di Pekaitan Segera Diperbaiki
Bupati Minta Dua Jembatan di Pekaitan Segera Diperbaiki
Bertambah Rp45 Miliyar, APBD Perubahan Rohil 2015 Senilai Rp2,798 T Bertambah Rp45 Miliyar, APBD Perubahan Rohil 2015 Senilai Rp2,798 T
Bertambah Rp45 Miliyar, APBD Perubahan Rohil 2015 Senilai Rp2,798 T
Berita selengkapnya

LINK PRODUK

RPJMD

RPJP

Alur-APBD

pustaka

produk

Sekilas Sejarah Rohil

Rokan Hilir

      Rokan Hilir dibentuk dari tiga kenegerian, yaitu negeri Kubu, Bangko dan Tanah Putih. Negeri-negeri tersebut dipimpin oleh seorang Kepala Negeri yang bertanggung jawab kepada Sultan Kerajaan Siak. Distrik pertama didirikan Belanda di Tanah Putih pada saat menduduki daerah ini pada tahun 1980. Setelah Bagansiapiapi yang dibuka oleh pemukim-pemukim Cina berkembang pesat, maka Belanda memindahkan Pemerintahan Kontroleur-nya ke Kota Bagansiapiapi pada tahun 1901.

Peta Rohil      Bagansiapiapi semakin berkembang setelah Belanda membangun pelabuhan modern dan terlengkap dikota Bagansiapiapi guna mengimbangi pelabuhan lainya di Selat Malaka hingga Perang Dunia Pertama usai. Setelah kemerdekaan Indonesia, Rokan Hilir digabungkan kedalam Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.

      Bekas wilayah kewedanaan Bagansiapiapi yang terdiri dari Kecamatan Tanah Putih, Kubu dan Bangko serta kecamatan Rimba Melintang dan Kecamatan Bagan Sinembah kemudian pada tanggal 4 Oktober 1999 ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai Kabupaten Baru di Provinsi Riau sesuain dengan Undang-undang Nomor 53 tahun 1999. Selanjutnya dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2008 ditetapkan Bagansiapiapi sebagai Ibukota Kabupaten Rokan Hilir.

Selengkapnya>>